Indonesia English Arabic  
  Home
  Berita
  Profil
  Mukadimah
  Lembaga Otonom
  Bagian Nasab
  Laporan Kegiatan
  Buletin
  Galeri Photo
  Lain-Lain
  Jadwal Acara Pernikahan
  Berita Duka
  Link
 

Login

 

Password

 
 

Daftar menjadi anggota

Lihat Forum



 
Shubuh 04:51:00 WIB
Dzhur 11:58:00 WIB
Asr 15:21:00 WIB
Maghrib 17:52:00 WIB
Isha 19:06:00 WIB

 
 


Berita

SALAH SATU SIFAT HATI

  Kamis, 8 Juli 2010. Dikirimkan oleh : SEKRETARIAT

SALAH SATU SIFAT HATI

Hati bagaikan rumah, jika dihuni akan tampak hidup, jika tidak akan rusak tak tertawa. Dzikir (Mengingat) dan ketaatan merupakan penghunii hati, sedangkan kelalaian dan maksiat adalah perusak hati. Barang siapa lebih banyak berdzikir (Mengingat) dan melakukan ketaatan , akan semakin hidup hatinya. Dan barang siapa lalai dan sedikit dzkirnya (Mengingat) akan mati hatinya.
Keintiman (Uns) denga Allah SWT tergantung dari jumlah lalaian dan kemaksiatan. Orang-orang yang intim (Uns) dengan Allah SWT tidak akan mersa kesepian, karena mereka tidak melihat sesuatu, kecuali Allah SWT pasti ada disitu. Barang siapa taat kepada Allah SWT, maka segala sesuatu akan taat kepadanya. Masyarakat takjup menyaksikan beberapa binatang buas dengan penuh adab mengelilingi seorang suffi, " Janganlah kalian merasa heran. Kalian hanya memperbaiki lahiriah kalian,  maka kalian takut pada singa, sedangkan kami memperbaiki batin kami, maka singapun takutkepada kami," ujar sang suffi.
Mereka para suffi lenyap dari alam bersama pengatur-Nya, tetpai orang-orang selain mereka terhijab oleh alam, karena lemahnya keyakinan dan sedikitnya pertolongan Allah SWT. Terhijap dari Allah SWT merupakan suatu siksaan. Orang yang terhijap adalah orang yang susah, tetapi Allah SWT selalu memberikan pertolongan-Nya kepada hamba-Nya sehingga ia sulit berpaling dari-Nya sebagai orang yang ingat dan sadar. Maka hendaknya ia bersyukur. Namun jika Allah SWT menjadikannya lalai, jarang berdzikir, atau selalu berbuat durhaka, maka hendaknya ia memohon ampun, bertaubat, dan berlindung kepadaNya.
Ketahuilah, karunia-karunia Allah SWT dicurahkan setiap saat dan kemurahan-Nya sangat luas, meliputi seluruh mahkluk : baik yang taat maupun yang maksiat. Sebagian suffi berkata : " Aku lebih suka dimasukan ke neraka dalam keadaan taat daripada dimasukan kedalam surga dalam keadaan maksiat". Karena tujuan surga tidak lain adalah keridhoa-Nya. Pedihnya siksaan neraka tidak lain karena amarah-Nya.
Karena itu, kenali Tuhanmu dan sukarela, tanpa paksaan. Telah dikatakannya dalam syairnya :

Jika hari semakin sulit
Dan masa lapang telah berlalu
Aku datang kepada-Mu,
Wahai sumber kelapangan dan kesulitanku
Engkaulah pemilik tenda yang pasaknya
Tertancap dihatiku
Penyingkap hijab kejauhan,
Dan pemberi karunia agung bagiku,
Ketika kuhadapi berbagai kesulitan
Engkau hadir bersamaku " tuk
Menghilangkan segala duka
Dan kesedihanku.
Wahai, Tuhanku, setiap saat aku mengharapkan-Mu
Engkaulah Penguasa alam dan Pencipta makhluk.
Kepada Allah
percayalah setiap Saat
Dan dari allah
harapkanlah Curahan rahmat.

Ya Allah, kami mohon keridhoan-Mu, perjumpaan dengan – Mu dan surga, juga kami berlindung dari amarah-Mu dan neraka.
Ya Allah, kami memohon keridhoan-Mu: keridhoan bagi kami, orang-orang yang kami cintai dan kaum muslimin, sesungguhnya engkau maha pengasih lagi maha penyayang.
 




 
  • IDUL FITRI
    Kata \'Id terambil dari akar kata yang berarti kembali, yakni kembali ke tempat atau ke keadaan semula. Ini berarti bahwa sesuatu yang \"kembali\" pada mulanya berada pada suatu keadaan atau tempat, kemudian meninggalkan tempat atau keadaan itu, lalu kembali dalam arti ke tempat dan keadaan semula
  • A U R A T
    Aurat adalah bagian tubuh yang wajib ditutup dan diharamkan untuk melihatnya. Dalam hukum fikih aurat laki-laki antara pusar dan lutut, sedangkan aurat bagi perempuan, adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Menutup aurat adalah cabang dari iman. Yang tidak punya iman berarti tid
  • LAILATUL QADAR
    Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW sedang duduk i\'tikaf semalam suntuk pada hari-hari terakhir Bulan Suci Ramadhan. Para sahabat pun tidak sedikit yang mengikuti apa yang dilakukan Nabi SAW ini. Beliau berdiri shalat mereka juga shalat, beliau menegadahkan tangannya untuk berdo\'a dan para sahabat
  • AL QUR AN DARI ZAMAN KE ZAMAN
    Para Ulama bersepakat bahwa turunnya Al Qur’an a terjadi secara berangsur-angsur selama 23 tahun. Para ulama membagi masa turun ini dibagi menjadi dua periode, yaitu periode Makkah dan periode Madinah. Periode Makkah berlangsung selama 13 tahun masa kenabian Rasulullah SAW dan ayat-ayat yang tur
  • MARHABAN YA RAMADHAN
    Tidak terasa bulan yang penuh rahmat serta berkah telah hadir kembali bersama-sama kita. Aneka ragam cara dilakukan dalam menyambutnya. Semuanya bisa diterima dan dibenarkan, namun yang paling tepat dijadikan teladan dalam menyambut dan mengisi Bulan Suci Ramadhan adalah Rasulullah SAW, para sahabat
 
  Menurut anda apakah website ini bermanfaat ?